Rabu, 29 Maret 2017
Duhai Diriku
Duhai raga
Telah lama temani segala sepak terjangku
Tak terhitung air mata dan keringatmu
Membasuh sepi, sedih, dan menemani segala keperluanku
Kemarahan membuatmu terluka, kau tetap disitu
Sesal membuatmu menunduk, kau nikmati itu
Duhai,
Saat ku katakan diriku lelah
Engkau hanya terdiam tanpa keluh kesah
Karena engkau tahu itu hanyalah desah bualan
Duhai Yang Memberi Ampunan
Maafkanlah diriku
Seharusnya tak kusakiti tubuhku
Terimalah Tobatku
Dan akan kubawanya menghadapMu
Batangsaren, 30 Maret 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar