Minggu, 04 Juni 2017

CATATAN KEUANGAN TOKO KECIL

Catatan Keuangan Toko Kecil

 

catatan keuangan baik untuk rumah tangga maupun usaha tentu perlu dilakukan, apalagi untuk emak emak seperti saya hehehe ....Sepertinya semua orang setuju yaa....   dan pencatatan itu perlu disiplin, karena kalau kalau data sampai tercecer maka menjadi tidak akurat, dan bila ingin menganalisa keuangan meskipun skala kecil bisa jadi keliru... ya kecuali untuk orang yang mempunyai daya ingat yang sangat sangat kuat...hehe tapi ini sedikit sekali.



Dalam mengelola usaha, meskipun kecil perlu pencatatan yang rapih dan teratur. Tidak hanya pencatatan keluar masuk uang, tapi segala hal yang berkaitan dengan uang perlu pencatatan yang baik.
Kalau kita membicarakan usaha toko kelontong, berarti yang senilai dengan uang adalah barang dagangan. keluar masuk barang dagangan ini untuk menentukan berapa keuntungan yang akurat dari usaha toko Kelontong kita.

Berikut ini yang saya buat untuk pencatatan Keuangan sebuah toko kelontong sederhana. 


  1. Pisahkan antara uang pribadi dan usaha kita
  2. Penjualan harian, toko kecil jarang yang membuat nota, kalau ada sangat bagus, karena kita tinggal membuat rekapnya dari copy nota, tapi kalau tidak membuat nota, juga tidak masalah, tapi kita harus membuat pencatatan mengenai penjualannya, mudah saja kita hanya perlu mencatat nama barang dan jumlah barang yang dikeluarkan beserta nilai rupiahnya. Dari rincian tersebut kita buat rekap penjualan per hari itu,, misal : total penjualan gula  12 Kg, Total penjualan beras  30 kg, dst.. pencatatan ini kemudian digunakan untuk menghitung Laba yang diperoleh pada hari itu. caranya dengan melakukan pengurangan harga jual barang dengan harga beli barang. naaaa....hh ketemulah laba kotornya.
  3. Kas Harian, ini untuk mencatat kas yang masuk dan keluar.... sebagaimana penjualan ditulis, pengeluaran untuk  keperluan toko, seperti kerta bungkus, karet gelang, plastik juga harus dicatat secara rinci... Dari pencatatan penjualan tadi (point 2) setelah dikurangi total rupiah penjualan dengan hpp  adalah laba kotor yang kita terima,, sedangkan laba bersihnya adalah laba kotor dikurangi dengan pengeluaran....
  4. Catatan persediaan barang,  Naah,, kalau kita telah mempunyai catatan harian seperti ini, kita bisa membuat perkiraan, mana barang barang yang fast moving alias laku keras di toko kita, tujuannya kita bisa menambah persediaan untuk barang tersebut, dan mengurangi persediaan barang yang kurang laku, sayang kan kalau duitnya diam terlalu lama selain itu kita jadi tahu rata rata penjualan produk tersebut  perhari, perminggu dan perbulan
        Tapi untuk toko yang masih sangat kecil, dan persediaan mudah untuk dihitung secara fisik, maka catatan persediaan barang ini bisa dibuat, bisa tidak..

        Kalau usaha yang dijalankan sudah lumayan jalan, perlu juga         dilakukan stok opname, bener enggak sih catatan kita sama ketersediaan barang di toko, hampir sering yang terjadi ada selisih sedikit, kadang ada stok yang tertukar.. hehe.. nah kalau ternyata ada selisih kurang barang ini adalah kerugian bagi pemilik toko, harus dibuat penyesuaian sebagai kerugian toko...

Demikian catatan keuangan toko kecil, mudah mudahan bermanfaat.... 








Salam     
 


             







































































































































































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan