Senin, 05 Juni 2017
HAKIKAT CINTA
Semua orang senang menjadikan cinta menjadi tema pembicaraan. Karena memang cinta adalah sumber kebahagiaan
Seseorang yang dekat dengan yang dicintai pasti bahagia dan tentram hidupnya
cinta yang membuat orang begitu berbahagia, bisa jadi begitu beragam. Bahkan seolah olah menjadi pemikiran yang tidak sederhana.
Cinta yang tulus adalah cinta yang tidak meminta imbalan, kecintaan terhadap kekasih dan hanya memandang kepada sang Kekasih telah membuat bahagia.
Cinta yang ingin berbalas cinta. Inilah yang umum dalam kehidupan kita di masyarakat, dan inilah yang menimbulkan ,ketidaknyamanan dalam banyak hati manusia.
Mereka yang mencintai orang lain namun masih lebih mencintai diri sendiri selalu mengharap balasan cinta dari orang yang disukainya.
Sesungguhnya cinta yang mereka berikan adalah untuk menyenangkan kehidupan pribadinya sendiri Orang dalam kehidupan cinta yang seperti ini akan marah apabila keinginannya tidak terpenuhi, keamanan dan kenikmatan diri sendirilah yang dicari.
Cinta yang tulus adalah cintaNYa kepada manusia. Seperti Yahya Bin Muadz Ar Razi memberikan nasihat, saat melihat seorang ibu mencium anaknya dengan kasih sayang, beliau mengatakan
inilah cinta ibu kepada anaknya, dan ibu adalah yang melahirkan, lalu bagaimana dengan cinta Allah kepada manusia, sedangkan Allah adalah yang menciptakan.
Cinta sejati adalah cinta Ilahiyah, coba kita lihat lagi kedekatan kita kepadaNYa, perbarui terus menerus rasa cinta kita, Kebahagiaan kita ada di sana, Ya CahayaNYa adalah Cinta, Cinta yang Ghaib.
Minggu, 04 Juni 2017
CATATAN KEUANGAN TOKO KECIL
Catatan Keuangan Toko Kecil
catatan keuangan baik untuk rumah tangga maupun usaha tentu perlu dilakukan, apalagi untuk emak emak seperti saya hehehe ....Sepertinya semua orang setuju yaa.... dan pencatatan itu perlu disiplin, karena kalau kalau data sampai tercecer maka menjadi tidak akurat, dan bila ingin menganalisa keuangan meskipun skala kecil bisa jadi keliru... ya kecuali untuk orang yang mempunyai daya ingat yang sangat sangat kuat...hehe tapi ini sedikit sekali.
Dalam mengelola usaha, meskipun kecil perlu pencatatan yang rapih dan teratur. Tidak hanya pencatatan keluar masuk uang, tapi segala hal yang berkaitan dengan uang perlu pencatatan yang baik.
Kalau kita membicarakan usaha toko kelontong, berarti yang senilai dengan uang adalah barang dagangan. keluar masuk barang dagangan ini untuk menentukan berapa keuntungan yang akurat dari usaha toko Kelontong kita.
Berikut ini yang saya buat untuk pencatatan Keuangan sebuah toko kelontong sederhana.
- Pisahkan antara uang pribadi dan usaha kita
- Penjualan harian, toko kecil jarang yang membuat nota, kalau ada sangat bagus, karena kita tinggal membuat rekapnya dari copy nota, tapi kalau tidak membuat nota, juga tidak masalah, tapi kita harus membuat pencatatan mengenai penjualannya, mudah saja kita hanya perlu mencatat nama barang dan jumlah barang yang dikeluarkan beserta nilai rupiahnya. Dari rincian tersebut kita buat rekap penjualan per hari itu,, misal : total penjualan gula 12 Kg, Total penjualan beras 30 kg, dst.. pencatatan ini kemudian digunakan untuk menghitung Laba yang diperoleh pada hari itu. caranya dengan melakukan pengurangan harga jual barang dengan harga beli barang. naaaa....hh ketemulah laba kotornya.
- Kas Harian, ini untuk mencatat kas yang masuk dan keluar.... sebagaimana penjualan ditulis, pengeluaran untuk keperluan toko, seperti kerta bungkus, karet gelang, plastik juga harus dicatat secara rinci... Dari pencatatan penjualan tadi (point 2) setelah dikurangi total rupiah penjualan dengan hpp adalah laba kotor yang kita terima,, sedangkan laba bersihnya adalah laba kotor dikurangi dengan pengeluaran....
- Catatan persediaan barang, Naah,, kalau kita telah mempunyai catatan harian seperti ini, kita bisa membuat perkiraan, mana barang barang yang fast moving alias laku keras di toko kita, tujuannya kita bisa menambah persediaan untuk barang tersebut, dan mengurangi persediaan barang yang kurang laku, sayang kan kalau duitnya diam terlalu lama selain itu kita jadi tahu rata rata penjualan produk tersebut perhari, perminggu dan perbulan.
Kalau usaha yang dijalankan sudah lumayan jalan, perlu juga dilakukan stok opname, bener enggak sih catatan kita sama ketersediaan barang di toko, hampir sering yang terjadi ada selisih sedikit, kadang ada stok yang tertukar.. hehe.. nah kalau ternyata ada selisih kurang barang ini adalah kerugian bagi pemilik toko, harus dibuat penyesuaian sebagai kerugian toko...
Demikian catatan keuangan toko kecil, mudah mudahan bermanfaat....
Salam
Rabu, 29 Maret 2017
Duhai Diriku
Duhai raga
Telah lama temani segala sepak terjangku
Tak terhitung air mata dan keringatmu
Membasuh sepi, sedih, dan menemani segala keperluanku
Kemarahan membuatmu terluka, kau tetap disitu
Sesal membuatmu menunduk, kau nikmati itu
Duhai,
Saat ku katakan diriku lelah
Engkau hanya terdiam tanpa keluh kesah
Karena engkau tahu itu hanyalah desah bualan
Duhai Yang Memberi Ampunan
Maafkanlah diriku
Seharusnya tak kusakiti tubuhku
Terimalah Tobatku
Dan akan kubawanya menghadapMu
Batangsaren, 30 Maret 2017
Kamis, 09 Maret 2017
SYAIR BURDAH AL BUSHIRI
Begitu indahnya syair ini, saya senang untuk membaca dan membaca lagi... Syair yang begitu indah membuat saya selalu berfikir, apa yang selalu ada di hati dan fikiran pembuat syair ini...
Coba saja simak yang ini..
Cinta Sang Kekasih
Apakah karena Mengingat Para kekasih di Dzi Salam.
Kau campurkan air mata di pipimu dengan darah.
Ataukah karena angin berhembus dari arah Kazhimah.
Dan kilat berkilau di lembah Idlam dalam gulita malam.
Mengapa bila kau tahan air matamu ia tetap basah.
Mengapa bila kau sadarkan hatimu ia tetap gelisah.
Apakah sang kekasih kira bahwa tersembunyi cintanya.
Diantara air mata yang mengucur dan hati yang bergelora.
Jika bukan karena cinta takkan kautangisi puing rumahnya.
Takkan kau bergadang untuk ingat pohon Ban dan ‘Alam.
Dapatkah kau pungkiri cinta, sedang air mata dan derita.
Telah bersaksi atas cintamu dengan jujur tanpa dusta.
Kesedihanmu timbulkan dua garis tangis dan kurus lemah.
Bagaikan bunga kuning di kedua pipi dan mawar merah.
Memang terlintas dirinya dalam mimpi hingga kuterjaga.
Tak hentinya cinta merindangi kenikmatan dengan derita.
Maafku untukmu wahai para pencaci gelora cintaku.
Seandainya kau bersikap adil takkan kau cela aku.
Kini kau tahu keadaanku, pendusta pun tahu rahasiaku.
Padahal tidak juga kunjung sembuh penyakitku.
Begitu tulus nasihatmu tapi tak kudengar semuanya.
Karena untuk para pencaci, sang pecinta tuli telinganya.
Aku kira ubanku pun turut mencelaku.
Padahal ubanku pastilah tulus memperingatkanku.
Syair dibawah ini sungguh peringatan bagi kita semua, karena nafsu yang datang dengan bersolek
menghanyutkan hati, hingga seseorang yang ditemuinya (Nafsu ) mencari cari alasan supaya salah menjadi benar, atau supaya salah tapi tidak terlihat salah... Ya Allah ampunilah Kami..
Coba saja simak yang ini..
Cinta Sang Kekasih
Apakah karena Mengingat Para kekasih di Dzi Salam.
Kau campurkan air mata di pipimu dengan darah.
Ataukah karena angin berhembus dari arah Kazhimah.
Dan kilat berkilau di lembah Idlam dalam gulita malam.
Mengapa bila kau tahan air matamu ia tetap basah.
Mengapa bila kau sadarkan hatimu ia tetap gelisah.
Apakah sang kekasih kira bahwa tersembunyi cintanya.
Diantara air mata yang mengucur dan hati yang bergelora.
Jika bukan karena cinta takkan kautangisi puing rumahnya.
Takkan kau bergadang untuk ingat pohon Ban dan ‘Alam.
Dapatkah kau pungkiri cinta, sedang air mata dan derita.
Telah bersaksi atas cintamu dengan jujur tanpa dusta.
Kesedihanmu timbulkan dua garis tangis dan kurus lemah.
Bagaikan bunga kuning di kedua pipi dan mawar merah.
Memang terlintas dirinya dalam mimpi hingga kuterjaga.
Tak hentinya cinta merindangi kenikmatan dengan derita.
Maafku untukmu wahai para pencaci gelora cintaku.
Seandainya kau bersikap adil takkan kau cela aku.
Kini kau tahu keadaanku, pendusta pun tahu rahasiaku.
Padahal tidak juga kunjung sembuh penyakitku.
Begitu tulus nasihatmu tapi tak kudengar semuanya.
Karena untuk para pencaci, sang pecinta tuli telinganya.
Aku kira ubanku pun turut mencelaku.
Padahal ubanku pastilah tulus memperingatkanku.
Syair dibawah ini sungguh peringatan bagi kita semua, karena nafsu yang datang dengan bersolek
menghanyutkan hati, hingga seseorang yang ditemuinya (Nafsu ) mencari cari alasan supaya salah menjadi benar, atau supaya salah tapi tidak terlihat salah... Ya Allah ampunilah Kami..
PERINGATAN AKAN BAHAYA HAWA NAFSU
Sungguh hawa nafsuku tetap bebal tak tersadarkan.
Sebab tak mau tahu peringatan uban dan kerentaan.
Sebab tak mau tahu peringatan uban dan kerentaan.
Tidak pula bersiap dengan amal baik untuk menjamu.
Sang uban yang bertamu di kepalaku tanpa malu-malu.
Sang uban yang bertamu di kepalaku tanpa malu-malu.
Jika kutahu ku tak menghormati uban yang bertamu.
Kan kusembunyikan dengan semir rahasia ketuaanku itu.
Kan kusembunyikan dengan semir rahasia ketuaanku itu.
Siapakah yang mengembalikan nafsuku dari kesesatan.
Sebagaimana kuda liar dikendalikan dengan tali kekang.
Sebagaimana kuda liar dikendalikan dengan tali kekang.
Jangan kau tundukkan nafsumu dengan maksiat.
Sebab makanan justru perkuat nafsu si rakus pelahap.
Sebab makanan justru perkuat nafsu si rakus pelahap.
Nafsu bagai bayi, bila kau biarkan akan tetap menyusu.
Bila kau sapih ia akan tinggalkan menyusu itu.
Bila kau sapih ia akan tinggalkan menyusu itu.
Maka kendalikan nafsumu, jangan biarkan ia berkuasa.
Jika kuasa ia akan membunuhmu dan membuatmu cela
Jika kuasa ia akan membunuhmu dan membuatmu cela
Gembalakanlah ia, ia bagai ternak dalam amal budi.
Janganlah kau giring ke ladang yang ia sukai.
Janganlah kau giring ke ladang yang ia sukai.
Kerap ia goda manusia dengan kelezatan yang mematikan.
Tanpa ia tahu racun justru ada dalam lezatnya makanan.
Tanpa ia tahu racun justru ada dalam lezatnya makanan.
Kumohon ampunan Allah karena bicara tanpa berbuat.
Kusamakan itu dengan keturunan bagi orang mandul.
Kusamakan itu dengan keturunan bagi orang mandul.
Kuperintahkan engkau suatu kebaikan yang tak kulakukan.
Tidak lurus diriku maka tak guna kusuruh kau lurus.
Tidak lurus diriku maka tak guna kusuruh kau lurus.
Aku tak berbekal untuk matiku dengan ibadah sunnah.
Tiada aku dan puasa kecuali hanya yang wajib saja.
Tiada aku dan puasa kecuali hanya yang wajib saja.
Langganan:
Postingan (Atom)